Wabup Rahmanto Muhidin Tegaskan Peran Gerbang Tani PKB, Dorong Politik Berbasis Rakyat dan Penguatan Petani
Murung Raya, Habar Terkini.Com— Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, menegaskan pentingnya peran strategis kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam memperkuat basis politik berbasis rakyat, khususnya melalui Gerakan Kebangkitan Pertanian dan Nelayan (Gerbang Tani).(8/4/2026)
Pernyataan tersebut disampaikannya dalam momentum menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kalimantan Tengah. Ia menekankan bahwa Muscab bukanlah akhir dari proses organisasi, melainkan titik awal untuk membuktikan komitmen nyata di tengah masyarakat.
“Muscab ini bukan garis akhir, melainkan garis start. Dari sinilah kita diuji: apakah hanya menjadi pengurus di atas kertas, atau benar-benar menjadi penggerak di tengah rakyat,” tegas Rahmanto.
Dalam arahannya, Rahmanto menyoroti perlunya perubahan pendekatan politik yang lebih konkret dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Ia menilai, kerja politik tidak boleh lagi bersifat normatif, melainkan harus mampu memberikan dampak nyata, terutama bagi petani dan nelayan.
Salah satu instrumen utama yang didorong adalah penguatan Gerbang Tani sebagai wadah aspirasi dan advokasi masyarakat desa. Menurutnya, gerakan tersebut harus dihidupkan kembali secara konsisten, bukan hanya aktif menjelang momentum politik seperti pemilu.
“Gerbang Tani bukan sekadar nama, tapi jembatan hidup antara partai dan denyut nadi rakyat di desa. Kita tidak boleh lagi membiarkannya redup,” ujarnya.
Rahmanto juga menyoroti kondisi petani yang dinilai masih menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari akses, perlindungan, hingga keberpihakan kebijakan. Oleh karena itu, ia mendorong agar Gerbang Tani berperan aktif dalam menghimpun aspirasi, mengorganisir kekuatan petani, serta menjadi alat advokasi yang nyata.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Murung Raya saat ini tengah menyusun regulasi strategis berupa Peraturan Daerah tentang Kelompok Tani. Kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat kelembagaan petani dan memperjelas posisi mereka dalam rantai ekonomi.
“Langkah ini harus kita kawal bersama dan direplikasi di daerah lain. Kekuatan petani tidak hanya di lahan, tapi juga pada organisasi yang solid dan dilindungi kebijakan,” tambahnya.
Rahmanto juga mengaitkan penguatan sektor pertanian dan nelayan dengan agenda nasional, khususnya dalam mendukung visi swasembada pangan yang menjadi bagian dari program Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, swasembada pangan tidak dapat dicapai hanya melalui perencanaan di tingkat pusat, melainkan membutuhkan keberpihakan nyata di lapangan melalui penguatan petani dan nelayan.
Di akhir pernyataannya, Rahmanto memberikan penegasan kepada seluruh pengurus PKB yang akan terpilih agar menjadikan Gerbang Tani sebagai ruang perjuangan yang aktif dan berkelanjutan.
“Turunlah, dengarkan, kawal, dan perjuangkan. Politik kita akan diukur dari seberapa dalam kita berpihak kepada rakyat,” pungkasnya.
Ia optimistis, jika Gerbang Tani mampu dihidupkan secara konsisten, maka kepercayaan masyarakat akan tumbuh dan menjadi fondasi kuat bagi kemenangan politik berbasis kerakyatan.
“Dari petani kita kuat, dari nelayan kita berdaulat, dan dari rakyat kita menang,” tutupnya.
(Pengki)
Posting Komentar