Transformasi Layanan Kesehatan Daerah, 17 Puskesmas di Murung Raya Siap Terapkan BLUD 2026
Puruk Cahu, Habar Terkini . Com– Pemerintah Kabupaten Murung Raya terus mendorong reformasi sektor kesehatan dengan menyosialisasikan penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bagi puskesmas. Kegiatan yang digelar oleh Dinas Kesehatan setempat ini berlangsung di Aula Dinas Kesehatan, Rabu (8/4/2026), sebagai langkah awal menuju implementasi sistem BLUD di 17 puskesmas pada tahun 2026.
Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui tata kelola yang lebih fleksibel, efisien, dan profesional. Dengan sistem BLUD, puskesmas diharapkan mampu mengelola keuangan secara mandiri dan responsif terhadap kebutuhan layanan.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya, APT. Cory Nika, SE., MSc, yang juga bertindak sebagai ketua kegiatan, menegaskan bahwa penerapan BLUD merupakan langkah penting dalam memperkuat kinerja fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama.
“Melalui sistem BLUD, puskesmas memiliki ruang gerak yang lebih luas dalam pengelolaan anggaran. Hal ini tentu akan berdampak pada peningkatan mutu layanan serta efisiensi operasional,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya, dr. Suwirman Hutagalung, M.S., menekankan pentingnya kesiapan seluruh puskesmas dalam menghadapi perubahan sistem tersebut. Ia menyebut, transformasi ini bukan sekadar administratif, tetapi juga menyangkut perubahan pola pikir dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
“Penerapan BLUD diharapkan mampu mempercepat pelayanan, meningkatkan mutu layanan kesehatan, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya, Sarwo Mintarjo, membacakan sambutan tertulis Bupati Murung Raya, Heriyus, S.E. Bupati menyampaikan dukungan penuh terhadap implementasi BLUD sebagai bagian dari reformasi layanan publik di sektor kesehatan.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran puskesmas untuk mempersiapkan diri secara menyeluruh, mulai dari aspek manajemen, kesiapan sumber daya manusia, hingga kelengkapan administrasi, agar penerapan BLUD dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh Asisten I Setda Kabupaten Murung Raya Rahmat K. Tambunan, para kepala puskesmas, serta jajaran terkait lainnya. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah.
Melalui sosialisasi ini, pemerintah berharap seluruh puskesmas di Murung Raya memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai mekanisme dan manfaat BLUD. Dengan demikian, implementasi program dapat berjalan efektif dan mampu mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih adaptif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di era modern.
(Pengki)
Posting Komentar