Dinkes Murung Raya Perkuat Antisipasi Dampak Udara Tidak Sehat, Warga Diimbau Pakai Masker
PURUK CAHU, Habar Terkini. Com– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Murung Raya meningkatkan langkah pencegahan menyusul memburuknya kualitas udara yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah karena berpotensi memengaruhi kesehatan masyarakat, khususnya bagi warga yang banyak beraktivitas di luar ruangan.
Berdasarkan pemantauan dan informasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Murung Raya, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) menunjukkan kualitas udara berada pada kategori sangat tidak sehat, Kamis (20/8/2026).
Kepala Dinkes Murung Raya, dr. Suwirman Hutagalung, M.Si., mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah langkah antisipasi, salah satunya dengan memberikan edukasi kepada masyarakat serta membagikan masker secara gratis di sejumlah lokasi yang ramai dikunjungi warga.
“Kami mengimbau masyarakat, terutama yang harus beraktivitas di luar rumah, agar menggunakan masker sebagai bentuk perlindungan diri dari paparan udara yang kurang baik,” ujar dr. Suwirman.
Ia menjelaskan, kondisi kesehatan masyarakat hingga saat ini masih relatif terkendali. Berdasarkan pemantauan Dinkes, belum terdapat peningkatan signifikan kasus gangguan pernapasan yang secara langsung dikaitkan dengan penurunan kualitas udara.
Meski demikian, langkah pencegahan tetap dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan. Masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak, terutama ketika tingkat pencemaran udara meningkat.
Pembagian masker, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya promosi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kondisi tubuh di tengah kualitas udara yang kurang baik.
Dinkes Murung Raya bersama instansi terkait juga terus memantau perkembangan kualitas udara dan kondisi kesehatan masyarakat. Jika kondisi belum menunjukkan perbaikan, langkah edukasi dan perlindungan kepada masyarakat akan terus ditingkatkan.
Jajaran kepolisian turut mendukung upaya tersebut dengan turun ke lapangan memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan selama kondisi udara memburuk.
dr. Suwirman menegaskan, langkah pencegahan yang dilakukan pemerintah bukan untuk menimbulkan kepanikan, melainkan sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam meminimalkan risiko kesehatan akibat paparan pencemar udara.
“Kami mengajak masyarakat tetap tenang, tidak panik, dan bersama-sama menjaga kesehatan. Pencegahan sederhana seperti menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar rumah dapat membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan,” pungkasnya.
(RED)
Posting Komentar