Komitmen Pelayanan Tak Libur, Wabup Rahmanto Muhidin Tegaskan Pemerintahan Tetap Siaga Saat Cuti Bersama
Puruk Cahu, Habar Terkini -Kabupaten Murung Raya — Memasuki hari pertama cuti bersama pada 18 Maret 2026, Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, menegaskan bahwa pelayanan publik tidak boleh ikut terhenti meski sebagian aparatur menjalani masa libur.
Dalam pernyataannya, Rahmanto menekankan bahwa cuti bersama justru menjadi momentum untuk menguji komitmen aparatur pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Hari pertama cuti bersama bukan alasan untuk melambat—justru menjadi ujian nyata seberapa kuat komitmen pelayanan kita kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, roda pemerintahan di Kabupaten Murung Raya harus tetap berjalan sebagaimana mestinya. Layanan publik yang bersifat mendasar seperti kesehatan, administrasi kependudukan, hingga penanganan kondisi darurat tidak boleh terganggu.
Bersama Bupati Heriyus M Yoseph, pihaknya telah memastikan seluruh perangkat daerah tetap dalam kondisi siaga. Pengaturan pola kerja, penjadwalan petugas, hingga penguatan layanan esensial telah disiapkan guna menjamin kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
“Negara tidak boleh absen, bahkan di hari-hari yang terasa lebih sunyi,” ujarnya.
Rahmanto juga menekankan bahwa cuti bersama memang merupakan hak bagi aparatur sipil negara, namun di sisi lain pelayanan kepada masyarakat adalah kewajiban yang tidak bisa ditinggalkan. Menurutnya, integritas aparatur diuji bukan hanya saat kondisi normal, tetapi juga saat situasi relatif lengang.
“Cuti bersama adalah hak, tapi pelayanan adalah kewajiban. Di situlah integritas diuji—apakah kita hadir hanya saat ramai, atau tetap berdiri saat keadaan lengang,” lanjutnya.
Kepada masyarakat Murung Raya, pemerintah daerah memberikan jaminan bahwa pelayanan publik akan tetap berjalan tanpa kompromi. Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah harus dirasakan setiap saat, tanpa mengenal hari libur.
“Pemerintah tetap ada untuk masyarakat. Tidak setengah hati, tidak setengah jalan. Pelayanan harus terus hidup, karena kepercayaan rakyat tidak mengenal hari libur,” tutupnya.(Pengki)
Posting Komentar