Pemkab Murung Raya Dorong FKUB Jadi Garda Terdepan Jaga Toleransi Beragama
“FKUB adalah ujung tombak dalam merawat keberagaman dan menjembatani hubungan antarumat beragama. Perannya sangat strategis di tengah dinamika sosial masyarakat kita,” ujar Rahmanto dalam sambutannya.
Rahmanto yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina FKUB secara ex-officio, meminta agar FKUB lebih aktif dalam membina kerukunan, mendorong dialog lintas iman, serta menjadi mitra pemerintah dalam deteksi dan penyelesaian dini potensi konflik sosial.
“Kerukunan tidak terjadi begitu saja, perlu dikelola dengan pendekatan yang adil, rutin, dan menyeluruh. FKUB harus hadir untuk menjaga komunikasi, silaturahmi, dan membangun toleransi di tengah masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi FKUB dengan pemerintah daerah, terutama karena lembaga ini kini telah tercantum dalam Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Murung Raya.
“Peran FKUB kini tidak hanya moral dan sosial, tapi juga menjadi bagian dari kebijakan pembangunan daerah. Kami berharap FKUB bisa menjadi pendamping dan pengawal arah pembangunan sosial yang inklusif,” lanjut Rahmanto.
Selain sebagai mediator dan fasilitator dialog antaragama, FKUB juga diharapkan dapat menyelenggarakan pendidikan, pelatihan, serta kegiatan penguatan kapasitas tokoh-tokoh agama di Murung Raya.
“Kami menginginkan FKUB menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan antarumat beragama. Sinergi dengan semua pihak mutlak diperlukan,” pungkas Rahmanto.
Rapat kerja perdana ini turut dihadiri oleh Ketua FKUB Murung Raya, Lukman Setiawan, serta berbagai tokoh agama dari lintas kepercayaan di wilayah tersebut. Forum ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan peran FKUB dalam lima tahun mendatang.
(Red)
Posting Komentar